Senin, 05 November 2018

Aaron King ( Episode 1 )


Aaron King ( Episode 1 )

Malam itu cuaca di kota Zamrud sangat dingin, tetapi tidak di dalam Kerajaan , karena telah lahir anak kedua dari pasangan Yang mulia King Aaron I dan Queen Quenny yaitu Prince John Aaron II. Kebahagiaan menyelimuti seluruh Kerajaan. Sang Raja keluar kamar dan Naik ke atas singgasananya. “Untuk seluruh rakyatku, aku akan menyampaikan berita gembira kepada kalian!, Bahwa penerusku Prince John Aaron II telah lahir ke dunia ini!!”. Sontak satu Istana bersorak ramai menyambut kelahiran sang pangeran , sang penerus Kerajaan, Sang pemimpin mereka di masa depan Prince John Aaroon II. Kemudian salah satu dari rakyat yang sedang berpesta itu maju ke singgasana dan membungkuk kepada raja seraya berbicara “ Baginda , izinkan hamba dan semua orang orang yang ada di Istana ini Mendoakan yang mulia Pangeran Aaron II”. Kemudian sang Raja mengangguk. Rakyat ini adalah Pemuka Agama di daerah Zamrud. “Semuanya mohon perhatikan, hari ini adalah hari bahagia karena anak dari raja kita, pemimpin kita Raja Aaron I telah lahir!!, mari kita doakan semoga sang pangeran sehat selalu, diberikan umur yang panjang , diberikan kekuatan untuk memimpin kerajaan ...”, Aamiin”, semua warga meng”aamiin” kan doa pemuka agama tersebut dan kemudian mereka kembali berpesta. Seluruh makanan terbaik dari Koki – Koki terbaik di kota Zamrud telah disiapkan. Semua orang yamg ada di dalam Istana menyantap makanan makanan – makanan yang telah disediakan dengan lahap. Kebahagiaan sejati menyelimuti Kerajaan Zamrud. Keadaan ini berbanding terbalik dengan keadaan di negara Barbovas. Negara ini sedang dijajah oleh kerajaan Zamrud yang sedang berpesta karena kelahiran sang pangeran. Kerajaan Barbovas dipimpin oleh King Arthur. Mereka disiksa dengan kejam oleh prajurit prajurit dan panglima perang Kerajaan Zamrud. “tuan , tolong saya tuan saya sangat lapar “ salah satu warga kerajaan Barbovas yang sangat lapar meminta makanan. “ DIAM KAU BODOH, KAU PIKIR HANYA KAU YANG LAPAR DISINI ! “ bentak prajurit kerajaan Zamrud. Kemudian si warga pun kembali ketempat karena sudah tidak tahu harus bagimana lagi dan dia pun sangat takut kepada prajurit tersebut

Bersambung